CSR Adalah | Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk, Manfaat, Fungsi, Contoh<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-1170" > <span class="no-rating-results-text"></span> </span>

CSR Adalah | Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk, Manfaat, Fungsi, Contoh

CSR ADALAHCSR adalah kepanjangan dari Corporate Social Responsibility, yaitu suatu konsep organisasi atau berbagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada seluruh pemangku kepentingannya seperti karyawan, konsumen, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam seluruh aspek operasional perusahaan yang meliputi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Maka dari itu, CSR berkaitan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, yaitu suatu organisasi, khususnya perusahaan dalam menjalankan kegiatannya harus mendasarkan pada keputusan yang tidak semata dampaknya pada bidang ekonomi, contohnya deviden, namun juga harus memikirkan dampak sosial serta lingkungan yang muncul dari adanya keputusan tersebut.

Dengan demikian CSR adalah kontribusi suatu perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara meminimalisasi adanya dampak negatif dan maksimisasi dampak positif.

CSR Adalah | Pengertian CSR Menurut Para Ahli

csr adalah

CSR adalah komitmen bisnis untuk ikut membangun ekonomi yang berkelanjutan. Pihak perusahaan bekerja serta berinteraksi positif dengan para karyawan, keluarga, dan komunitas yang terdapat di sekitar perusahaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup bersama.

CSR adalah komitmen usaha secara etis dan beroperasi secara legal. Perusahaan juga ikut dalam upaya meningkatkan ekonomi yang diikuti peningkatan kualitas hidup karyawan sampai kepada masyarakat.

CSR adalah tindakan sosial untuk peduli kepada lingkungan hidup lebih dari batas yang dituntut atau diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan.

Contoh CSR (Corporate Social Responsibility)

contoh csr

Contoh CSR Unilever

Unilever merupakan induk untuk 200 merek yang berfokus pada kesehatan. Unilever mempunyai dedikasi tinggi dalam tanggung jawab sosial. Contohnya saja mereka mempunyai tujuan memperbaiki wilayah melalui strategi yang inovatif yang diwujudkan dalam sebuah platform online.

Contoh CSR IBM

IBM menjalankan proyek sosial melalui isu-isu sosial, para karyawan menjadi relawan dalam pembangunan masyarakat ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, melek huruf, bahasa serta budaya.

IBM juga membentuk, “On Demand Community” yang membuat karyawan dan juga pensiunan menemukan peluang menjadi relawan dengan pelatihan dan penempatan.

Contoh CSR Verizon

Verizon menjalankan program “The Verizon Matching Gifts” dengan memberikan bantuan keuangan pegawai 1:1 untuk organisasi. Verizon juga mendorong para karyawannya untuk menjadi seorang relawan.

Apabila karyawannya masuk lebih dari 50 jam di organisasi, maka para karyawan bisa mengajukan hibah $ 750 untuk organisasi tersebut.

Contoh CSR Dell

Dell memberikan dukungan kepada 4.615 badan amal di dunia. Dell menyediakan teknologi serta fasilitas pendidikan untuk 11 negara di seluruh dunia. The Dell Social Innovation Challenge juga memberikan dana serta bimbingan untuk mahasiswa yang bisa memecahkan permasalahan sosial lewat proteknya.

Contoh CSR Deloitte

Para karyawan Deloitte mempunyai peluang untuk memimpin serta menghadiri konferensi pelatihan kepada sukarelawan serta organisasi non-profit. Deloitte juga mempunyai kesadaran yang tinggi apabila pelatihan karyawan mempunyai keuntungan serta bermanfaat, baik untuk karyawan maupun perusahaan.

Tujuan CSR atau Corporate Social Responsibility

pengertian csr menurut para ahli

Tujuan CSR adalah sebagai berikut :

  • Memperbaiki tata kelola perusahaan
  • Meningkatkan kapasitas SDM di dalam perusahaan dan masyarakat
  • Meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah perusahaan
  • Menjalin hubungan baik antara corporate dan lingkungan sosial
  • Melakukan pelestarian terhadap lingkungan fisik maupun sosial dan budaya misalnya mengenai pakaian adat jawa tengah

Fungsi dan Manfaat CSR (Corporate Social Responsibility)

manfaat csr

  • Memperluas jalan menuju pasar
  • Memudahkan akses sumber daya
  • Mereduksi dampak bisnis perusahaan
  • Memperbaiki hubungan antara perusahaan dengan regulator
  • Mereduksi biaya
  • Memperbaiki hubungan antara perusahaan dengan stakeholder
  • Meningkatkan gairah semangat bekerja karyawan
  • Membuka kesempatan untuk memperoleh penghargaan

 

Bentuk CSR (Corporate Social Responsibility)

bentuk csr

Bentuk CSR adalah 4 model 4 model yang dikemukakan oleh Hartman, Macdonald, dan Des Jardins di dalam buku Business Ethics, Decision making for Personal Integrity & Social Responsibility Third Edition.

Bentuk dari CSR adalah :

Bentuk CSR | Economic View of CSR

csr adalah

Melihat tanggung jawab sosial perusahaan berdasarkan tanggung jawab dari perusahaan tersebut, contohnya memproduksi barang dan memberikan layanan bermanfaat bagi masyarakat secara luas dan sebagai tindakan kepedulian dari sebuah perusahaan.

Bagaimanakah perusahaan menghasilkan produknya dan apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Tanggung jawab dari perusahaan ada 3 tingkatan, yaitu apakah perusahaan tidak menyebabkan kerusakan, apakah perusahaan sudah melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan, dan apakah perusahaan konsisten untuk membuat dunia menjadi lebih baik.

Bentuk CSR | Social Web Model of CSR

csr adalah

Model ini memiliki pendapat bahwa perusahaan di dalam melakukan bisnisnyaberhubungan erat dengan masyarakat, dimana perusahaan wajib melaksanakan tugas berupa etika yang memiliki sifat normatif serta memenuhi kewajiban.

Perusahaan tidak berfokus hanya pada pertanggungjawaban bisnis yang dilakukan, namun model dari CSR ini melihat bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab lainnya kepada karyawan berupa pemberian hak-hak para karyawan meskipun tidak berkaitan dengan hukum.

Misalnya hak karyawan akan keselamatan dan kesehatan, privasi serta proses pekerjaan dari para karyawan. Tambahan dari tanggung jawab sosial lainnya ialah memproduksi barang yang aman dan mengiklankan produk yang tidak manipulatif.

Contoh dari praktik model ini yaitu adalah Teori Stakeholder. Teori ini menjabarkan mengenai perusahaan yang bukan sekedar menjadi entitas semata untuk kepentingan perusahaan saja, namun juga memberikan nilai serta manfaat untuk para stakeholdernya (karyawan, pemegang saham, konsumen, supplier, pemerintah dan lainnya)

Bentuk CSR | Philantropic Model of CSR

dasar hukum csr

Filantropi merupakan perwujudan rasa kasih sayang untuk manusia seperti sumbangan dalam bentuk uang, barang, dan karya lainnya. Sumbangan ini diberikan kepada mereka yang membutuhkan atau untuk tujuan sosial lain.

Program dari perusahaan ini mempunyai semangat untuk memberikan empati kepada sesama manusia. Namun perusahaan dalam hal ini tidak mempunyai kewajiban untuk ikut andil dalam hal sosial melainkan menjadi hal baik apabila dilakukan.

Model Filantropi akan membangun citra yang baik untuk perusaahan itu sendiri, mengurangi pajak, dan membangun hubungan baik dengan masyarakat.Contohnya perusahaan yang menjadi sponsor kegiatan teater,seni, museum, atau acara sekolah lainnya dengan tujuanmemberikan manfaat berupa publikasi.

Meskipun ada perusahaan yang masih ikut dengan tujuan sosial tanpa manfaat reputasi, akan tetapi di dalam hal ini masih ada bisnis support terhadap sosial dengan tujuan mendapatkan manfaat bisnis.

Bentuk CSR | Integrative Model of CSR

csr adalah

Hampir semua perusahaan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap masyarakat. Pada tingkat paling rendah, bisnis tentunya akan menawarkan barang serta jasa yang diinginkan orang.

Bisnis dalam prosesnya akan menyediakan modal, ide, pekerjaan, keterampilan, dan juga pajak. Namun ada perusahaan yang tidak menekankan kontribusi pada bidang itu. Dan secara internal hanya berfokus pada yang akan diperoleh dari masyarakat seperti input lebih murah, harga tinggi, dan regulasi ramah.

Sedangkan secara eksternal, mereka mengiklankan CSR tentang kontribusi yang kecil sesudah disumbangkan. Misalnya sembako yang diberikan telah mengabaikan kontribusi yang dibuat.

Model dari CSR yang satu ini akan memperluas wawasan mengenai perusahaan yang bertujuan mendapatkan profit juga mempunyai tujuan lainnya yakni dalam bidang sosial. Dalam dua bidang social entrepeneruship dan sustainability, perusahaan akan menyelaraskan antara profit dan juga tanggungjawab sosial. Hal ini karena perusahaan memberikan tujuan sosial untuk core business model dan terintegrasi seluruhnya antara tujuan untuk ekonomi dan sosial. Dan hal ini akan membuat perusahaan disebut sebagai integerative model of CSR.

Dalam hal ini berarti bisnis bergantung kepada society untuk pertumbuhan serta eksistensi perusahaan tersebut. Tuntutan sosial sudah dianggap menjadi cara masyarakat berinteraksi dengan bisnis kemudian memberi legitimasi serta prestise. Manajemen dari perusahaan perlu mempertimbangkan adanya tuntutan sosial lalu mengintegrasikan mereka sehingga bisnis dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai sosial.

Dasar Hukum Program CSR

dasar hukum csr

CSR milik BUMN adalah program kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Dalam Undang-undang BUMN dinyatakan bahwa selain mencari keuntungan, peran BUMN adalah juga memberikan bimbingan bantuan secara aktif kepada pengusaha golongan lemah serta menyisihkan 2-3% dari laba bersiih untuk program kemitraann dan Bina lIngkungan.

Program Coorporate Social Responsibility (CSR) adalah sebuah bentuk yang wajib dan telah ditetapkan oleh pemerintah sejak tahun 2007. Pasal 74 ayat 1 disebutkan bahwa Perseroan Terbatas yang menjalankan usaha dibidang yang bersangkutan dengan sumber daya alam wajib menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Demikian yang bisa saya sampaikan mengenai pengertian CSR adalah, pengertian menurut para ahli, bentuk CSR, tujuan CSR, manfaat CSR, fungsi CSR, contoh CSR, dan dasar hukum CSR. Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.

 

 

Yuk Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *