Apa Itu Dropship? Inilah Ulasan Lengkap (Pengertian & Cara Kerjanya)<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-4457" itemscope itemtype="http://schema.org/AggregateRating"> <span class="mr-star-rating"> <i class="fa fa-star mr-star-full"></i> <i class="fa fa-star mr-star-full"></i> <i class="fa fa-star mr-star-full"></i> <i class="fa fa-star-o mr-star-empty"></i> <i class="fa fa-star-o mr-star-empty"></i> </span><span class="star-result"> <span itemprop="ratingValue">3</span>/<span itemprop="bestRating">5</span></span> <span class="count"> (<span itemprop="ratingCount">1</span>) </span> <span itemprop="itemReviewed" itemscope itemtype="http://schema.org/Thing"><meta itemprop="name" content="Apa Itu Dropship? Inilah Ulasan Lengkap (Pengertian & Cara Kerjanya)" /></span></span>

Apa Itu Dropship? Inilah Ulasan Lengkap (Pengertian & Cara Kerjanya)

Apa itu dropship – Perkembangan teknologi sudah semakin tidak terbendung. Khususnya dalam bidang market. Sekarang sudah jamanya bisnis online.

Tidak sedikit orang yang melakukan bisnis online dengan menjual barang yang mereka produksi sendiri.

Tetapi tidak jarang juga orang yang bisnis online menggunakan sistem dropship.

Apa itu dropship?

Tentunya teman-teman sudah tidak terlalu asing dengan apa yang namanya bisnis dropship. Banyak iklan-iklan mengenai bisnis dropship yang bisa anda temukan di website, Facebook, Instagram dan media sosial lainya.

Bisnis dropship akhir-akhir ini mulai menjadi primadona bagi para pelaku bisnis online.

Kenapa bisa begitu?

Ya, bisnis dropship menawarkan banyak keuntungan didalamnya. Selain sistemnya yang mudah, bisnis dropship juga sangat cocok untuk dicoba oleh pelaku bisnis pemula.

Bisnis tanpa modal dan sangat menguntungkan ini sangat menarik perhatian bagi kalangan pelaku bisnis masa kini.

Lalu apa itu dropship?

Yuk kita simak penjelasan dibawah ini.

Apa Itu Bisnis Dropship

kudo.co.id

Apa itu dropship?

Mungkin itu yang sekarang sedang mengganggu fikiran anda, sehingga anda sampai ke artikel ini.

Dengan mengunjungi artikel ini anda berarti sudah siap untuk mendapatkan ilmu yang baru berkaitan dengan bisnis dropship.

Bisnis Dropship berhasil menjadi primadona baru dalam dunia bisnis onine.

Mungkin anda sudah sering menemukan, bahkan membaca iklan tentang bisnis dropship yang biasanya terpampang di beranda Facebook maupun Instagram.

Tetapi apakah sampai saat ini anda sudah mengetahui apa itu dropship? dan bagaimana cara kerjanya?

Pengetahuan mendasar mengenai dropship yaitu bisnis yang pengoperasianya menggunakan teknologi atau media online.

Bisnis dropship tidk bisa lepas dari yang namanya teknologi. Karena hampir semua sistem kerjanya bergantung dengan teknologi. Dari mulai pemasaran produknya, pemesanan produk, pembayaran, sampai proses pengiriman juga masih melibatkan teknologi.

Sekarang apa itu Dropship?

Dropship adalah sebuah bisnis yang sistem penjualanya menggunakan media online, dimana penjual tidak perlu memiliki stok barang dan tidak membutuhkan modal yang banyak untuk dapat berjualan.

Dalam bisnis dropship Kita hanya perlu mencari suplier yang dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Dropshiper (pelaku bisnis dropship) menjadi pihak ketiga diantara suplier dan konsumen. Bisa dikatakan drophsiper sebagai pihak yang membantu menjualkan barang dari suplier kepada konsumen.

Dropshiper juga membantu konsumen untuk mendapatkan barang yang diinginkan tanpa harus membelinya langsung ke suplier.

Dropshiper mengambil keuntungan sendiri dari transaksi tersebut dengan cara menaikan harga yang telah dibebankan oleh suplier kepada konsumen.

Cara Kerja Bisnis Dropship

slalu.com

Anda yang membaca artikel ini tentunya mengharapkan pengetahuan yang lebih mengenai cara kerja dari bisnis dropship. Tidak perlu kha

watir, karena dalam artikel ini akan dibahas secara tuntas bagai mana cara kerja bisnis dropship yang tentunya akan sangat menguntungkan bagi anda.

Dropshiper (pelaku bisnis dropship) hanya bermodalkan  foto produk yang telah disediakan oleh suplier. Mereka hanya perlu mempromosikan/posting foto produk tersebut di media sosial yang dimilikinya.

Dropshiper hanya melakukan transaksi kepada suplier ketika mendapatkan pesanan dari konsumen.

Misalnya anda seorang dropshiper dan saya seorang konsumen.

Disini saya membeli produk yang anda promosikan di Facebook. Saya sebagai konsumen membayar uang kepada anda untuk mendapatkan produk tersebut. Setelah anda mendapatkan uang dari saya, baru anda membelikan produk pesanan saya ke suplier anda.

Kemudian barang yang anda beli dari suplier akan langsung dikirimkan ke alamat saya selaku konsumen anda, dengan mengatas namakan anda sebagai pengirimnya.

Sampai disini bisa dipahami yah kak?

Sangat mudah bukan?

Tanpa memiliki modal yang banyak anda sudah bisa membuka toko online sendiri dan menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

Yang perlu anda garis bawahi disini adalah, kunci sukses dari bisnis dropship selain pintar mencari suplier juga harus pintar melakukan promosi online.

Karena penjualan anda, tergantung dari promosi yang anda lakukan. Apabila promosi anda dapat menjangkau pasar secara luas maka pendapatan anda akan semakin besar.

Baca Juga !!!

Cara Promosi yang Efektif

 

Manfaat Bisnis Dropship

ferdiblog.net

Setelah anda mengetahui apa itu dropship dan bagaimana cara kerjanya, sekarang masuk dalam pembahasan apa saja manfaat dalam menjalankan bisnis dropship.

Ada beberapa manfaat yang dapat anda dapatkan ketika melakukan bisnis dropship

Tidak membutuhkan modal

Dalam bisnis dropship anda tidak membutukan modal untuk stok barang dan lain-lain. Anda hanya perlu modal kuota untuk upload foto-foto produk di media sosial

Sangat praktis

Bisnis dropship sangat praktis, karena anda hanya tinggal melakukan komunikasi dengan konsumen dan suplier tanpa harus melakukan produksi barang dan proses pengiriman

Dapat dikerjakan dimana saja

Dengan teknologi, anda bisa menjalankan bisnis dropship dimana saja, yang terpenting selalu online HP. Karena HP menjadi alat komunikasi antara anda dengan konsumen dan anda dengan suplier.

Tidak ada biaya operasional

Dengan bisnis dropship anda tidak perlu mengeluarkan biaya operasional seperti biaya produksi, biaya gaji karyawan maupun biaya pengiriman.

Bisnis Dropship Cocok untuk Siapa

satudigital.com

Dengan membaca penjelasan diatas tentunya sekarang anda sudah faham mengenai apa itu dropship. Sebenarnya bisnis dropship itu cocok untuk siapa sih?

Dengan melihat latar belang dari sistem bisni dropship, kita bisa menganalisis sebenarnya bisnis dropship lebih cocok untuk dijalankan oleh siapa?

Berikut adalah hasil analisis saya, teman-teman boleh setuju boleh tidak.

  • Pelaku bisnis pemula
  • Pelaku bisnis yang tidak memiliki banyak modal
  • Pelaku bisnis yang tidak memiliki produk sendiri
  • Pelaku bisnis yang tidak mau repot mengurusi stok barang dan pengiriman

Itulah beberapa analisis saya, anda bisa menambahkan sendiri tergantung dari hasil analisis yang anda lakukan tentang apa itu dropship.

Perbedaan Reseller dan Dropshiper

digitalentrepreneur.id

Anda mungkin sering bertanya-tanya apa itu reseller, apa itu dropshiper, dan apakah kedua bisnis itu merupakan objek yang sama, atau memiliki perbedaan?

Istilah Dropship sering kali dicampur adukan dengan istilah reseller. Ada yang menganggap dropship dan reseller itu sama, dan ada juga yang terkadang terbola balik dalam mengartikan reseller dan dropshiper. Padahal dari segi pengertianya sendiri sudah berbeda jauh antara dropship dan reseller.

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa bisnis dropship adalah bisnis yang dijalankan tanpa harus stok barang dan tanpa melakukan proses pengiriman. Seorang dropshiper hanya perlu mencari seorang sulier yang mampu memasok kebutuhan produknya.

Sedangkan untuk reseller sendiri adalah orang yang membeli produk dari distributor kemudian menjualnya kembali kepada konsumen dengan harga yang lebih mahal.

Pengertian tersebut mungkin belum menjawab pertanyaan anda tentang perbedaan reseller dan dropshiper. Berikut saa sajikan beberaa perbedaan yang sangat menonjol antara keduanya.

1. Stok Barang

kampus-sipil.blogspot.com

Perbedaan dropship dan reseller yang paling utama adalah masalah stok barang.

Ya, sebagai dropshiper anda tidak perlu melakukan stok barang yang akan anda jual. Disini anda hanya perlu membeli barang apabila sudah ada pesanan dari konsumen.

Jadi prinspnya, ketika anda mendapatkan pesanan dari konsumen, kemudian anda membeli barang yang dibutuhkan konsumen ke suplier atau distributor. Barang yang anda beli kepada suplier bisa langsung anda kirimkan kepada konsumen dengan mencantumkan nama anda sebagai pengirim.

Dengan sistem seperti itu, anda tidak perlu membutuhkan modal banyak untuk stok barang dan biaya penyimpanan. Tanpa stok barang, anda tidak perlu mengkhawatirkan resiko kerugian yang diakibatkan oleh stok barang yang tidak terjual.

Sedangkan sebagai reseller anda perlu stok barang terlebih dulu sebelum anda menjualnya kembali kepada konsumen.

Dengan sistem reseller ini resiko kerugiannya cukup tinggi. Ketidak tahuan anda akan selera konsumen dapat mengakibatkan kerugian apabila barang yang anda stok tidak sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen.

Anda juga masih disibukan untuk proses penyimpanan barang dan proses pengirimannya. Itu akan sedikit menambah biaya.

2. Modal

hukumcorner.com

Sabagai seorang dropship anda tidak membutuhkan modal yang besar karena anda tidak perlu melakukan stok barang. Anda hanya modal upload foto yang disediakan oleh suplier ke media online.

Dengan demikian anda bisa menghilangkan biaya pembelian dan biaya penyimpanan barang. Sehingga anda juga bisa menjualnya dengan harga yang lebih murah  dibanding harga yan ditawarkan oleh reseller.

Sedangkan untuk sistem reseller anda mau tidak mau harus memiiki modal yang cukup besar. Anda harus mengeluarkan biaya untuk pembelian barang dan juga biaya penyimpanan.

Bagi anda sebagai seorang pemula yang belum memiliki cukup modal saya sarankan untuk memulainya dari bisnis dropshiper. Kemudian setelah modal anda terkumpul bisa beralih ke sistem reseller.

Kenapa harus beralih ke reseller?

Dengan melihat penjelasan dibawah ini anda akan lebih megerti

3. Timing Pengiriman

digination.id

Kalau anda seorang dropshiper, apabila ada orderan masuk, anda harus order kepada suplier. Disini anda tidak tau apakah stok barang di suplier masih ada, dan bisa memenuhi pesanan dari konsumen?.

Apalagi kalau konsumen membeli dalam jumlah yang besar. Ketika nanti anda sudah menyanggupi pesanan tersebut, ternyata barang di suplier tidak cukup untuk memenuhi pesanan. Yang ada konsumen anda akan kecewa dan beralih ke penjual yang lain.

Bukan hanya itu, sebagai dropshiper anda juga tidak tau bagaimana proses pengirimanya. Apakah bisa dikirim tepat waktu? apakah Packing barangnya juga bagus? atau malah di packing seadanya dan terkesan tidak rapih?

Nah, kenapa bisa timbul pertanyaan seperti itu? karena pastinya seorang suplier pihak pertama tidak hanya anda yang menjadi dropshipernya. Masih banyak dropshiper lainya yang sama-sama memesan barang kepada suplier tersebut.

Maka dari itu mereka tidak hanya melayani pesanan anda, tetapi juga melayani ratusan bahkan ribuan pesanan dari dropshiper lainya. Yang mana dengan kondisi seperti itu akan sangat rawan terjadinya keterlambatan pengiriman ataupun kesalahan dalam pengiriman.

Sedangkan untuk sistem reseller yang mana anda otomatis sudah memiliki stok barangnya, anda bisa tau kondisi dan jumlah barang yang anda miliki.

Jadi ketika ada pesanan masuk, anda sudah bisa memberikan kepastian apakah barang anda dapat memenuhi pesanan dari konsumen atau tidak.

Meskipun mungkin barang anda tidak cukup untuk memenuhi pesanan tersebut. Tetapi anda masih bisa mengkordinasikan kepada konsumen secara cepat untuk bisa menyediakan barang yang diinginkan.

Sehingga konsumen juga akan lebih percaya dan bisa sedikit memberi kelonggaran kepada anda untuk menyiapkan kekuaranganya.

Anda juga dapat memastikan proses pengiriman bisa tepat waktu atau tidak, karena memang anda sendiri yang melakukan proses pengiriman tersebut.

Dan anda bisa packing barangnya serapih mungkin, agar memberikan kesan yang baik kepada konsumen.

COD

pricebook.co.id

Sebagai dropshiper, anda juga tidak bisa melayani pesanan konsumen yang meminta COD atau bayar ditempat. Karena barang anda langsung dari suplier, sehingga anda hanya memiliki satu alternatif pengiriman, yaitu dengan menggunakan jasa pengiriman.

Meskipun bisa dengan cara COD. Anda perlu membeli barangnya terlebih dahulu, dan barang tersebut akan dikirimkan ke tempat anda sebelum nantinya anda memberikannya kepada konsumen.

Cara itu akan lebih memakan banyak biaya ongkir. Selain beban ongkir pengiriman suplier ke anda, juga ongkir pengiriman dari anda ke konsumen.

Sedangkan untuk sistem riseller, anda dapat dengan mudah melayani konsumen yang menghendaki COD atau bayar di tempat. Karena barang sudah ditangan anda, tidak perlu lagi membelinya terlebih dahulu ke suplier.

 Keuntungan

cermati.com

Kedua duanya dapat menghasilkan keuntungan. Yang perlu kita garis bawahi disini adalah terkait dengan modal. Sistem yang menggunakan modal sedikit otomatis hanaya dapat menghasilkan keuntungan yang relatif lebih sedikit dibanding dengan sistem yang menggunakan modal lebih besar.

Sebagai seorang dropshiper tentunya anda sangat menggantungkan nasibnya kepada suplier. Maksudnya gimana? Jadi begini, seorang dropshiper yang notabenya tidak memiiki stok barang, tentunya hanya mengandalkan barang dari suplier.

Sedangkan setiap suplier yang memiliki dropshiper tentunya tidak hanya memiliki satu atau dua dropshiper. Kebanyakan, mereka memiliki lebih dari ratusan dropshiper. Apalagi untuk kasus bisnis online.

Karena mereka tidak mau mengambil resiko hanya mengandalkan satu dua dropshiper, apabila dropshiper tersebut tidak bisa menjual barang terus bagaimana?.

Nah berarti disini anda bersaing sesama dropshiper untuk mendapatkan barang dari suplier. Yang mana membuat anda tidak bisa menjual barang dengan kuantitas yang banyak. Sehingga keuntungan yang didapatkan juga tidak terlalu banyak.

Berbeda dengan reseller yang sudah memiliki stok barang. Mereka tidak perlu khawatir kekurangan barang, karena mereka memiliki stok sendiri. Sehingga mereka bisa menjualnya dengan kuantitas yang lebih besar dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar juga.

Kreativitas

materibelajar.blogspot.com

Seorang dropshiper tidak lebih kreatif dibandingkan reseller.

Kenapa bisa seperti itu?

Ya, kita bisa menyimpulkan sendiri dari beberapa perbedaan diatas. Dropshiper memiliki pekerjaan yang lebih mudah dibandingkan dengan reseller.

Dropshiper hanya bermodalkan upload foto ke media sosial. Tidak perlu stok barang. Tidak perlu repot mengurusi pengiriman barang. Dan tidak khawatir akan mengalami kerugian

Berbeda dengan reseller yang dari awal sudah mengeluarkan banyak modal untuk stok barang. tentunya akan lebih bekerja keras melakukan apapun agar barangnya bisa laku dan bisa meraih keuntungan, setidaknya mengembalikan modal.

Dengan stok barang, reseller akan lebih kreatif dalam hal menentukan barang apa saja yang perlu distok, jumlahnya berapa per barangnya. Memikirkan cara penyimpananya mau bagaimana. Dan juga mendapatkan ilmu dari proses pengiriman, seperti packing barang, datang ke ekspedisi dll.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship

bisnisbagus.com

Dropship menjadi primadona baru di masyarakat. Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh bisnis dropship. Tetapi tidak sedikit juga kerurangan dari bisnis dropship yang harus kita ketahui.

Bagi anda yang berniat untuk memulai bisnis dropship, bisa memperhatikan penjelasan dibawah ini.  Sebagai bahan pertimbangan anda untuk menentukan apakah mantap untuk lanjut menjalankan bisnis dropship ataukah memilih untuk mundur.

Kelebihan Bisnis Dropship

1. Modal Relatif Kecil

Bisnis ini sangat cocok bagi anda yang belum memiliki modal yang besar. Karena anda hanya bermodalkan kuota untuk bisa upload/ posting foto dan promosi ke media sosial.

2. Tidak Perlu Stok Barang

Anda tidak perlu repot mencari tempat untuk menyimpan produk. Karena bisnis dropship memudahkan anda dengan tidak adanya stok barang.

3. Praktis

Praktis disini artinya anda tinggal copy paste foto produk dan keteranganya kemudian upload di media sosial yang anda miliki. Setelah itu anda hanya tinggal menunggu pesanan masuk.

Ketika ada pesanan masuk, anda juga tinggal melakukan pemesanan ke suplier kemudian memintanya untuk langsung dikirim ke tempat konsumen anda ats nama anda sebagai pengirim.

Jadi anda tidak perlu repot-repot packing barangnya dan datang ke jasa pengiriman.

4. Resiko Kerugian Kecil

Ketika anda tidak memiliki stok barang. Resiko kerugian hampir tidak ada. Anda tidak perlu khawatir mengalami kerugian dari stok barang yang tidak laku, karena anda sendiri tidak memiliki stok barang.

Kekurangan Bisnis Dropship

Setiap sesuatu yang memiliki kelebihan pastinya tidak akan terlepas dari yang namanya kekurangan. Berikut kekurangan dari bisnis dropship.

1. Tidak Bisa Memantau Stok Produk

Sebagai dropship kita tidak bisa memantau stok produk yang ada di suplier. Padahal kita sangat tergantung pada produk mereka, karena kita sendiri tidak memiliki stok barangnya.

Jadi sangat riskan apabila ada pesanan banyak sedangkan kita tidak tau apakah stok produk di suplier bisa memenuhi pesenan tersebut atau tidak. Anda harus menjalin komunikasi yang baik dengan suplier.

2. Sulit Meyakinkan Konsumen

Dengan hanya bermodalkan foto produk akan sedikit lebih sulit meyakinkan konsumen. Kita harus lebih banyak menyajikan keunggulan produk dalam setiap promosi. Ditambah juga realpict produk agar konsumen yakin bahwa produk yang kita tawarkan benar-benar berkualitas.

3. Resiko Komplain Konsumen Tinggi

Karena kita tidak memegang barangnya secara langsung, maka kita tidak bisa memantau dan mengontrol apakah barang yang dikirimkan ke konsumen benar-benar tidak ada yang rusak dan cacat.

Apalagi suplier juga pastinya melayani banyak dropshiper. Sehingga resiko barang cacat sangat mungkin terjadi. Kita harus siap menghadapi komplain dari konsumen.

Nah, itulah tadi sedikit pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan bisnis dropship.

Bagi anda yang memutuskan untuk lanjut menjalankan bisnis dropship, kami akan memberikan beberapa cara untuk memulainya.

Cara Memulai Bisnis Dropship

pahlevi.net

Akhir-akhir ini sedang marak-maraknya bisnis dropship. Setiap anda membuka Facebook, membuka Instagram pasti tidak jarang menemukan iklan tentang bisnis dropshiper.

Bisnis dropship mulai diminati banyak orang seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Teknologi sangat berperan penting dalam bisnis dropship.

Kenapa demikian? karena bisnis dropship menuntuk kita menggunakan media online sebagai tempat memasang foto-foto produk.

Bisnis dropship yang berlatar belakang tidak harus memiliki stok barang, membuat kita tidak bisa menjual dengan cara konvensional. Kenapa demikian? karena tentunya tidak ada barang yang bisa kita perlihatkan kepada konsumen.

Disini kita hanya bermodalkan foto-foto produk yang telah disediakan oleh suplier untuk kita promosikan melalu media online seperti Facebook, Instagram, Whatsapp dan Marketplace.

Untuk itu Media sangat berperan penting untuk kelangsungan bisnis online anda.

Baca juga !!!

Cara Jualan di Facebook

Cara Jualan di Instagram

Cara Jualan di Whatsapp

Nah, terus bagaimana cara memulai bsnis dropship tersebut?

Mari simak beberapa langkah yang harus anda tempuh untuk dapat berjualan online dengan sistem dropshiper.

Mencari Suplier

sarungpreneur.com

Anda harus mencari suplier yang mau dropship. Kedengaranya sederhana, tapi realisasinya tidak sesederhana yang anda bayangan.

Bukanya seharusnya mudah yah mencari suplier? kan kita membantu menjualkan barang mereka, membantu mencarikan konsumen dan membantu membuat barang mereka cepat laku, terus susahnya dimana?

Jadi begini teman-teman, seorang suplier biasanya tidak mau repot melayani dropshiper yang paling hanya membeli barangnya satu atau dua. Tadi kan dropship adalah bisnis yang tanpa modal, otomatis penjualananya juga tidak banyak.

Apalagi suplier yang biasa menjual barang sampai 1 truk atau 2 truk sekaligus kepada reseller atau pembelinya. Otomatis mereka tidak perlu lagi repot-repot melayani para dropshiper yang hanya bisa menjual satu atau dua barang.

Bagi mereka, menjualnya langsung ke reseller atau pembeli sudah dapat menghasilkan keuntungan yang banyak.

Jadi gak gampang untuk mencari seorang suplier. Tapi anda tidak perlu khawatir, anda bisa mencari suplier yang besar, yang menyediakan berbagai jenis produk, yang menyediakan ribuan katalog dan ratusan testimoni.

Anda bisa klik daftar dropship untuk menemukan suplier yang recomented.

Beli Barang Terlebih Dahulu

koinwork.com

Setelah anda mendapatkan suplier langkah selanjutnya adalah membeli barangnya terlebih dahulu.

Loh, kan saya disini mau jualan online bukan mau menjadi konsumen yang beli barang ke suplier.

Begini loh mas mba, oke, mungkin sekarang anda sudah mempunya suplier yang bisa memenuhi kebutuhan barang anda ketika anda mendapatkan konsumen.

Tetapi anda kan belum mengetahui bagaimana kualitas barangnya, bagaimana packingnya, rapih atau tidak dan bagaimana proses pengirimanya, lama atau tidak.

Semua itu dapat anda ketahui ketika anda membeli barang terlebih dahulu kepada suplier.

Sekarang begini, konsumen yang akan mendapatkan barang itu kan konsumen anda, bukan konsumen dari suplier anda, jadi mereka taunya anda tidak tau siapa suplier anda, mereka taunya itu barang anda, tidak tau milik siapa barang itu sebenarnya.

Sehingga ketika barang yang dibeli oleh konsumen anda memiliki cacat atau tidak datang tepat waktu, yang akan disalahkan oleh konsumen adalah anda.

Bisa jadi toko anda yang akan memiliki citra butuk dimata konsumen tersebut. Untuk itu sangat penting untuk memastikan terlebih dahulu kualitas barang dan pelayanan dari suplier anda.

Karena seorang suplier tentunya juga memiliki banyak dropshiper, bisa ratusan maupun ribuan. Sehingga resiko terjadi kesalahan pengiriman atau cacat barang sangat besar.

Tetapi anda jangan takut untuk mencobanya. Karena banyak juga suplier yang bagus dan bertanggung jawab. Tinggal pintar-pintarnya anda mencari suplier yang berkualitas.

Bangun Toko Online

liputan6.com

Nah, setelah anda mendapatkan suplier dan sudah memastikan juga bahwa suplier tersebut terpercaya. Langkah selanjutnya adalah bangun bisnis online.

Seperti yang saya jelaskan diatas, Apa itu dropship? ya dropship merupakan bisnis yang tidak bisa lepas dari yang namanya media online. Sehingga anda membuka toko juga toko yang berbasis online, yang bahasa kerenya itu online shop.

Dengan membuat toko online, promosi anda akan lebih mudah menjangkau masyarakat luas. Anda bisa membuka toko online di Facebook, Instagram maupun di marketplace seperti Shopee, Bukalapak dan Tokopedia.

Baca Juga !!!

Cara Jualan di Shopee

Cara Jalan di Bukalapak

Cara Jualan di Tokopedia

Dalam membuka toko online dibutuhkan sebuah brand atau merek dari bisnis yang anda jalankan. Brand ini akan sangat membantu konsumen untuk mengingat produk dan toko online anda. Baca Juga : Cara Membuat Brand

Selain brand, anda juga memerlukan sebuah logo yang menggambarkan nama brand dan mendeskripsikan produk yang anda jual. Baca Juga : Cara Membuat Logo

Itulah tadi sekilas pembahasan mengenai apa itu dropship. Menurut anda bagaimana, bisnis dropship itu susah atau gampang?

Ya, semua jenis bisnis tentunya memiliki tantangan dan kesulitan tersendiri. Apalagi jika anda sebagai seorang pemula, pastinya akan banyak menemui hambatan, tantangan dan kesulitan dalam memulainya.

Tetapi anda tidak perlu khawatir, seiring berjalanya waktu, ketika anda sudah melewati semua proses dan semua tantangan yang ada, nantinya anda akan merasa lebih mudah dan diuntungkan dalam menjalankan bisnis tersebut.

Untuk sekarang anda cukup menikmati dulu prosesnya, sabar menghadapi tantangan, dan tumbuhkan rasa percaya diri anda untuk dapat sukses dikemudian hari.

Disini saya menyarankan bagi anda sebagai pemula, alangkah baiknya untuk mencoba menjalankan bisnis dropship. Karena selain terbilang mudah, bisnis ini juga tidak membutuhkan modal yang besar, dan pastinya resiko kerugianya juga sangat minimal.

Semoga artikel ini dapat memberikan penjelasan secara jelas kepada anda mengenai apa itu dropship.

Selamat mencoba, semangat dan sukses selalu !!!!!

Yuk Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *